Tuesday, January 22, 2013

kabar24.com


Keberhasilan Budidaya Udang Galah di Desa Cepokosawit Capai 75%

8 December 2012 07:06
 Kolam-kolam tempat budi daya udang galah air tawar di Desa Cepokosawit, Sawit, Boyolali, yang menjadi andalan warga setempat. Keberhasilan budi daya udang itu saat ini sudah mencapai 75 persen. (JIBI/SOLOPOS/Mahardini Nur Afifah)BOYOLALI – Keberhasilan budidaya udang galah di Desa Cepokosawit pada tahun pertama mecapai 75%. Hasil tiga kali panen yang dilakukan Kelompok Budidaya Udang Galah Mina Lestari, menghasilkan 300 kg udang galah dengan omzet Rp19,5 juta.
Pembina Budidaya Udang Galah Mina Lestari, Slamet Raharjo, yang juga kepala desa setempat kepadaSolopos.com menjelaskan saat ini luas lahan budidaya udang yang menempati tanah kas Desa Cepokosawit mencapai dua hektare. “Sejak 1997 budidaya ikan dan udang mulai marak di Desa Cepokosawit. Dulu lahan budidaya tersebut banyak yang disewakan pihak luar. Tapi mulai 2012 perangkat desa menggandeng UPK PNPM memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif tersebut. Melihat potensi air yang ada di desa, akhirnya dipilih budidaya udang galah,” katanya.
Meskipun keberhasilan di tahun pertama budidaya udang galah sudah cukup baik, Slamet menilai belum puas dengan hasil yang dicapai. “Idealnya dengan rasio kematian udang standar 50%, dari 40 ribu bibit udang yang ditabur kami bisa menghasilkan empat kuintal udang. Tapi perlahan kami akan berupaya supaya bisa mendekati angka minimal empat kuintal,” paparnya.
Menurut Slamet, salah satu kendala budidaya udang adalah pengecekan kadar keasaman air kolam. “Sementara ini pengecekan masih menggunakan perasaan. Belum ada pengukuran pasti dari dinas terkait atau dari praktisi. Harapannya kami diberi bantuan tenaga ahli untuk mengecek kadar keasaman air secara berkala, terutama saat akan menabur benih,” jelasnya.
Saat ini kelompok garap budidaya udang di Desa Cepokosawit dikelola oleh 20 orang anggota dari warga sekitar Cepokosawit. Slamet berharap, melalui pengelolaan manajerial yang profesional, budidaya udang di Desa Cepokosawit mampu mendongkrak perekonomian warga sekitar.
Salah seorang warga yang memanfaatkan kolam budidaya, Suhadi, 42, menjelaskan dirinya merasa terbantu dengan keberadaan kolam budidaya. “Saya bisa mendapatkan tambahan penghasilan dengan mencari lumut di sekitar kolam. Namun tidak semua orang diizinkan karena bisa membuat udang stres,” tandasnya.

Friday, January 18, 2013

Pemilu RT 02 RW 01


Tanggal 19 Januari 2013 akan diadakan pemilihan ketua RT 02 RW 01 Dukuh Bletengan, Desa Cepokosawit. Semua kembali ke ranah kata RUKUN TETANGGA. yang artinya lembaga struktural terkecil tingkat Desa ini benar2 membawa masyarakatnya menjadi RUKUN antar tetangga. Bukan hanya sekedar simbolis kelengkapan kelembagaan yang mengedepankan rasa egoisme dan individualisme antar warganya. SELAMAT DAN SUKSES Pemilu RT BLETENGAN.

Saturday, January 12, 2013

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA

Struktur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Desa Cepokosawit yang baru 2013.